Tampilkan postingan dengan label gadget. Tampilkan semua postingan
Inilah dia, Ponsel terkecil dan juga teringan di dunia
Salah satu operator telekomunikasi Jepang, Willcom meluncurkan ponsel yang diklaim terkecil dan teringan di dunia. Sekecil apa bentuknya?
Ponsel yang diberi nama 'Phone Strap 2 WX06A' ini memiliki dimensi 32 x 70 x 10.7 milimeter dan beratnya hanya 32 gram, atau jika dibandingkan sekitar 4 kali lebih ringan dibandingkan iPhone 5, demikian yang dilansir NewLaunches.
Layarnya sangat mungil dengan ukuran hanya 1 inci, dengan dukungan Email teks dan memiliki sensor inframerah. Baterai mampu bertahan hingga 2 jam waktu bicara dan 300 jam dalam posisi standby.
Ponsel ini juga memiliki antena yang dapat membuat Anda bernostalgia layaknya ponsel-ponsel beberapa tahun yang lalu.
Tidak diketahui bandrol harga dari ponsel unik ini. Namun disebutkan hanya diproduksi sebanyak 12 ribu unit dalam tiga warna pilihan, yakni merah muda,putih dan hitam.
Fitur baru, Samsung Galaxy s4 dapat di gerakan hanya dengan mata (Eye-Scrolling)
Meski belum diluncurkan secara resmi, rumor tentang fitur smartphone Samsung Galaxy S4 terus bergulir kencang. Samsung disebut-sebut sedang menyiapkan fitur yang 'wah' untuk disematkan pada Galaxy S4.
Salah satu fitur yang kabarnya bakal dibenamkan adalah eye-scrolling. Pengguna Galaxy S4 nantinya bisa membaca teks dan menggerakkan scroll teks ke halaman berikutnya hanya dengan gerakan mata.
Dengan kata lain, ketika pengguna membaca artikel dan mata mereka sudah berada di bagian bawah halaman, maka sensor secara otomatis akan memindahkan layar ke halaman berikutnya.
Bocoran fitur ini diperoleh dari salah seorang karyawan perusahaan yang tak mau disebutkan namanya, seperti dilansir The New York Times, Selasa (5/3/2013).
Orang dalam tersebut menyebutkan bahwa Galaxy S4 akan dapat melacak gerakan mata ketika sudah di bagian bawah layar, lalu memindahkannya ke halaman berikutnya tanpa membutuhkan sentuhan jari. Ia juga mengatakan software itu akan menjadi salah satu fitur andalan di Galaxy S4.
Ketertarikan Samsung pada teknologi itu sebenarnya terlihat. Pada bulan Februari lalu, Samsung telah mendaftarkan merek dagang "Samsung Eye Scroll", serta mendaftarkan paten "Eye Pause".
Sayangnya, belum ada informasi lebih lanjut mengenai fitur tersebut. Namun sejumlah pihak berspekulasi dan yakin bahwa fitur itu akan dibawa Samsung ke dalam Galaxy S4.
Sebelumnya, smartphone Samsung Galaxy S3 juga dibekali fitur face-recognition, yang disebut Smart Stay. Dengan fitur ini, sensor bisa mendeteksi mata manusia sehingga layar tidak akan redup (time out) dan smartphone akan terus menyala saat pengguna sedang melihat ke layar. Namun jika mata pengguna terlelap atau tidak menatap ke layar, sensor akan mendeteksi dan meredupkan layarnya.
Liputan6 | Trynbele
Salah satu fitur yang kabarnya bakal dibenamkan adalah eye-scrolling. Pengguna Galaxy S4 nantinya bisa membaca teks dan menggerakkan scroll teks ke halaman berikutnya hanya dengan gerakan mata.
Dengan kata lain, ketika pengguna membaca artikel dan mata mereka sudah berada di bagian bawah halaman, maka sensor secara otomatis akan memindahkan layar ke halaman berikutnya.
Bocoran fitur ini diperoleh dari salah seorang karyawan perusahaan yang tak mau disebutkan namanya, seperti dilansir The New York Times, Selasa (5/3/2013).
Orang dalam tersebut menyebutkan bahwa Galaxy S4 akan dapat melacak gerakan mata ketika sudah di bagian bawah layar, lalu memindahkannya ke halaman berikutnya tanpa membutuhkan sentuhan jari. Ia juga mengatakan software itu akan menjadi salah satu fitur andalan di Galaxy S4.
Ketertarikan Samsung pada teknologi itu sebenarnya terlihat. Pada bulan Februari lalu, Samsung telah mendaftarkan merek dagang "Samsung Eye Scroll", serta mendaftarkan paten "Eye Pause".
Sayangnya, belum ada informasi lebih lanjut mengenai fitur tersebut. Namun sejumlah pihak berspekulasi dan yakin bahwa fitur itu akan dibawa Samsung ke dalam Galaxy S4.
Sebelumnya, smartphone Samsung Galaxy S3 juga dibekali fitur face-recognition, yang disebut Smart Stay. Dengan fitur ini, sensor bisa mendeteksi mata manusia sehingga layar tidak akan redup (time out) dan smartphone akan terus menyala saat pengguna sedang melihat ke layar. Namun jika mata pengguna terlelap atau tidak menatap ke layar, sensor akan mendeteksi dan meredupkan layarnya.
Gelang ini dapat memberitahu semua notifikasi di Smartphone anda
Gelang canggih ini dapat memberitahu notifikasi di smartphone lewat kedipan cahaya unik. Seperti apa cara kerjanya?
Embrace+ adalah gelang canggih danfashionable yang dapat memberitahu pengguna tentang notifikasi di smartphonedengan unik, yakni lewat kedipan cahaya.
Idenya adalah jika smartphone berada di tempat yang sulit dijangkau atau berada di dalam tas, gelang tersebut dapat memberi tahu apa jenis notifikasi yang masuk untuk dapat segera direspon oleh penggunanya.
Beberapa notifikasi yang tersinkron dengan gelang ini adalah panggilan masuk, SMS, email, Twitter, Facebook, Instagram, Tumblr, LinkedIn, Skype, pengingat kalendar, alarm dan timer, baterai, serta ketika telepon berada di luar jangkauan.
Penggunanya dapat menyesuaikan cahaya gelang dengan warna yang berbeda dalam setiap jenis pemberitahuan. Jumlah kedipan, durasi kedipan, interval kedipan, kecerahan, dan getaran juga dapat diatur pemakainya.
Semuanya disesuaikan dengan menggunakan aplikasi Embrace+ untuk perangkat Android dan iOS. Embrace+ juga menawarkan kemampuan menyimpan profil untuk akses cepat ke pengaturan tertentu.
Gelang ini menggunakan serat optik yang diselipkan dalam lapisan inti transparan yang bergerak memutari gelang.
Pengembangnya berencana memperluas daftar aplikasi yang mendukung, dengan tambahan seperti Vine, WhatsApp, Ruzzle, dan berbagai aplikasi lain di kemudian hari.
Gelang ini masih dalam tahap pengembangan dan pengembangnya masih mencari sponsor untuk mendukung produknya. Jika nanti dipasarkan, harganya bakal dibandrol sekitar US$49 atau sekitar Rp474 ribu.
Inilah - Gizmag - tryneble
Embrace+ adalah gelang canggih danfashionable yang dapat memberitahu pengguna tentang notifikasi di smartphonedengan unik, yakni lewat kedipan cahaya.
Idenya adalah jika smartphone berada di tempat yang sulit dijangkau atau berada di dalam tas, gelang tersebut dapat memberi tahu apa jenis notifikasi yang masuk untuk dapat segera direspon oleh penggunanya.
Beberapa notifikasi yang tersinkron dengan gelang ini adalah panggilan masuk, SMS, email, Twitter, Facebook, Instagram, Tumblr, LinkedIn, Skype, pengingat kalendar, alarm dan timer, baterai, serta ketika telepon berada di luar jangkauan.
Penggunanya dapat menyesuaikan cahaya gelang dengan warna yang berbeda dalam setiap jenis pemberitahuan. Jumlah kedipan, durasi kedipan, interval kedipan, kecerahan, dan getaran juga dapat diatur pemakainya.
Semuanya disesuaikan dengan menggunakan aplikasi Embrace+ untuk perangkat Android dan iOS. Embrace+ juga menawarkan kemampuan menyimpan profil untuk akses cepat ke pengaturan tertentu.
Gelang ini menggunakan serat optik yang diselipkan dalam lapisan inti transparan yang bergerak memutari gelang.
Pengembangnya berencana memperluas daftar aplikasi yang mendukung, dengan tambahan seperti Vine, WhatsApp, Ruzzle, dan berbagai aplikasi lain di kemudian hari.
Gelang ini masih dalam tahap pengembangan dan pengembangnya masih mencari sponsor untuk mendukung produknya. Jika nanti dipasarkan, harganya bakal dibandrol sekitar US$49 atau sekitar Rp474 ribu.


